Putusan Bawaslu Lampung terhadap Pemenang Pilkada Membuat Warga Kebingungan

Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya
Kompas.com - Jumat, 8 Januari 2021 | 08:57 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKetua KPU Bandar Lampung, Dedy Triyadi (tengah) memberi keterangan kepada wartawan terkait putusan Bawaslu Lampung, Kamis (7/1/2021). Bawaslu memutuskan pemenang pilkada Lampung dibatalkan sebagai peserta pemilu.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung terkait pelanggaran administrasi pasangan pemenang Pilkada Bandar Lampung menjadi polemik yang membingungkan publik.

Sejumlah warga mengunggah di media sosial serta grup-grup pertemanan daring terkait kebingungan mereka atas putusan Bawaslu Lampung tersebut.

Dalam putusannya, Bawaslu Lampung menyatakan, paslon nomor urut 03, Eva Dwiana - Deddy Amarullah terbukti melanggar administrasi terstruktur, sistematis, masif (TSM) dalam Pilkada Bandar Lampung 2020.

Baca juga: Raup Suara Terbanyak, Eva-Deddy Dibatalkan sebagai Peserta Pilkada Bandar Lampung, Ini Penyebabnya

Bawaslu juga menyatakan, paslon nomor urut 03 ini dibatalkan dari peserta Pilkada Bandar Lampung.

Polemik terjadi lantaran Bawaslu Lampung dalam putusannya hanya memutuskan bahwa paslon nomor 03 dibatalkan sebagai peserta pemilu, tanpa menyinggung secara terang dan jelas untuk membatalkan sebagai peraih suara terbanyak.

Alhasil, putusan tersebut menjadi multitafsir di kalangan publik, yang menyangka paslon Eva Dwiana - Deddy Amarullah dibatalkan sebagai pemenang Pilkada Bandar Lampung.

Salah satu warganet, Jabaruddin mengaku bingung dengan isi putusan tersebut yang diketahuinya dari sejumlah media daring.

"Rada bingung eta (itu), kepesertaannya dibatalkan, terus kemenangannya gimana itu ya?" tulis Jabar di status WhatsApp-nya, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: KPU Kaget Pemenang Pilkada Bandar Lampung Dibatalkan Sebagai Peserta Pemilu

Saat dihubungi, Jabar mengatakan, awalnya dia mengira Bawaslu Lampung membatalkan paslon nomor urut 03 sebagai peraih suara terbanyak.

"Beneran bingung saya, kan (Eva Dwiana - Deddy Amarullah) suaranya paling banyak, di atas 50 persen, tapi sebagai peserta (pemilu) dibatalkan? Bagaimana sih?" kata Jabar.

Warganet lainnya, Cindy Tania juga mempertanyakan konsekuensi dari putusan Bawaslu Lampung tersebut atas status kemenangan paslon nomor urut 03 itu.

Menurut Cindy, yang membingungkan adalah poin dari pembatalan sebagai peserta Pilkada.

"Output dari keputusan ini, bakal mengarah kemana sih? Pembatalan sebagai peserta apakah juga akan menggugurkan kedudukan paslon nomor urut 03 sebagai peraih suara terbanyak atau pemenang?" kata Cindy.

PenulisKontributor Lampung, Tri Purna Jaya
EditorAbba Gabrillin
Terkini Lainnya
Usai Pemungutan Suara, Bawaslu Dinilai Boleh Rilis Surat Rekomendasi Diskualifikasi
Usai Pemungutan Suara, Bawaslu Dinilai Boleh Rilis Surat Rekomendasi Diskualifikasi
Nasional
Perludem: Rekomendasi Diskualifikasi Paslon Seharusnya Sebelum Penetapan Hasil Pilkada
Perludem: Rekomendasi Diskualifikasi Paslon Seharusnya Sebelum Penetapan Hasil Pilkada
Nasional
KPU Bisa Tetapkan Paslon Pemenang Pilkada 2020 Meski Ada Gugatan ke MK, tapi...
KPU Bisa Tetapkan Paslon Pemenang Pilkada 2020 Meski Ada Gugatan ke MK, tapi...
Nasional
KPU: Petahana Cenderung Gunakan Dalil Pelanggaran TSM dalam Sengketa Pilkada
KPU: Petahana Cenderung Gunakan Dalil Pelanggaran TSM dalam Sengketa Pilkada
Nasional
Putusan Bawaslu Lampung terhadap Pemenang Pilkada Membuat Warga Kebingungan
Putusan Bawaslu Lampung terhadap Pemenang Pilkada Membuat Warga Kebingungan
Regional
Kode Inisiatif: 41 dari 136 Permohonan Sengketa Pilkada 2020 Gunakan Dalil Dugaan Pelanggaran TSM
Kode Inisiatif: 41 dari 136 Permohonan Sengketa Pilkada 2020 Gunakan Dalil Dugaan Pelanggaran TSM
Nasional
Lucky Hakim: Setelah Dilantik Jadi Wakil Bupati Indramayu Saya Tak Terima Tawaran Sinetron
Lucky Hakim: Setelah Dilantik Jadi Wakil Bupati Indramayu Saya Tak Terima Tawaran Sinetron
Seleb
Hakim MK yang Tangani Sengketa Pilkada 2020 Dijaga Ketat Polisi
Hakim MK yang Tangani Sengketa Pilkada 2020 Dijaga Ketat Polisi
Nasional
KPU Nyatakan Tak Ada Tekanan dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
KPU Nyatakan Tak Ada Tekanan dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
Nasional
Survei Litbang Kompas: Kepala Daerah Terpilih Diminta Atasi Dampak Covid-19
Survei Litbang Kompas: Kepala Daerah Terpilih Diminta Atasi Dampak Covid-19
Nasional
Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Meningkat 7 Persen, Ini Kata KPU
Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Meningkat 7 Persen, Ini Kata KPU
Nasional
Partisipasi Pemilih Pilkada Karawang 2020 Naik Jadi 70,03 Persen
Partisipasi Pemilih Pilkada Karawang 2020 Naik Jadi 70,03 Persen
Regional
KPU: Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Capai 76,09 persen
KPU: Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Capai 76,09 persen
Nasional
MK Terima 131 Permohonan Sengketa Hasil Pilkada 2020 hingga 23 Desember
MK Terima 131 Permohonan Sengketa Hasil Pilkada 2020 hingga 23 Desember
Nasional
Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Karawang Terpilih Tunggu Keputusan MK
Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Karawang Terpilih Tunggu Keputusan MK
Regional