Hasil Rapat Pleno KPU Semarang, Paslon Hendi-Ita Unggul Telak Lawan Kotak Kosong

Kontributor Semarang, Riska Farasonalia
Kompas.com - Kamis, 17 Desember 2020 | 00:05 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Henry Casandra Gultom saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada serentak di Rama Shinta Ballroom, Hotel Patrajasa, Rabu (16/12/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) unggul telak melawan kotak kosong.

Hal tersebut berdasarkan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada serentak yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang di Rama Shinta Ballroom, Hotel Patra Jasa, Rabu (16/12/2020).

Pasangan calon Hendi-Ita memperoleh 716.693 suara atau 91,56 persen. Sedangkan kotak kosong memperoleh 66.071 suara atau 8,44 persen.

Baca juga: Hasil Rapat Pleno KPU Kabupaten Semarang, Paslon Ngebas Unggul

"Kami sudah menetapkan perolehan suara untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota Semarang 2020. Hasil rekapitulasi dari total 16 kecamatan di Kota Semarang perolehan suara paslon sebesar 91,56 persen," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Henry Casandra Gultom.

Selanjutnya, jumlah suara sah sebanyak 782.764 suara dan tidak sah sebanyak 22.760 suara.

Adapun jumlah DPT Kota Semarang ada sebanyak 1.174.068 pemilih.

"Ada yang dirusak, ada yang dibolongi, (ada yang dicoblos dua-duanya), atau tidak dicoblos sama sekali itu masuk suara tidak sah," jelasnya.

Dia menjelaskan tahapan selanjutnya adalah penetapan pasangan calon terpilih.

Baca juga: Pilkada Kabupaten Semarang Berjalan Lancar dan Sesuai Prokes Covid-19

Penetapan tersebut dilakukan apabila tidak ditemukan potensi atau perkara sengketa hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami tetap menunggu waktu 3X24 jam sejak diputuskan untuk gugatan di MK. Selanjutnya menunggu terbitnya Buku Registrasi Perkara Konstitusi dari Mahkamah Konstitusi dalam waktu maksimal lima hari kerja," ujarnya.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang berlangsung selama sembilan jam tersebut disaksikan oleh empat saksi dari paslon.

PenulisKontributor Semarang, Riska Farasonalia
EditorTeuku Muhammad Valdy Arief
Terkini Lainnya
Hari Ini, Jokowi akan Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu
Hari Ini, Jokowi akan Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu
Nasional
MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada 2020
MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada 2020
Nasional
32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Ini Daftar Daerahnya
32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Ini Daftar Daerahnya
Nasional
Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh
Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh
Regional
Tunggu Putusan MK, 12 Daerah di Sumbar Dipimpin Sekda
Tunggu Putusan MK, 12 Daerah di Sumbar Dipimpin Sekda
Regional
KPU Sebut Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020 Belum Capai 100 Persen
KPU Sebut Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020 Belum Capai 100 Persen
Nasional
KPU Ungkap Kendala Penggunaan Sirekap pada Pilkada 2020
KPU Ungkap Kendala Penggunaan Sirekap pada Pilkada 2020
Nasional
Gugatan Hasil Pilkada Bulukumba di MK Dicabut
Gugatan Hasil Pilkada Bulukumba di MK Dicabut
Regional
Bupati Terpilih di NTT Ternyata Warga Negara AS, Apakah Kewarganegaraan Ganda Berlaku di Indonesia?
Bupati Terpilih di NTT Ternyata Warga Negara AS, Apakah Kewarganegaraan Ganda Berlaku di Indonesia?
Tren
Perludem Nilai Parpol yang Tolak Pilkada 2022-2023 dengan Alasan Pandemi Inkonsisten
Perludem Nilai Parpol yang Tolak Pilkada 2022-2023 dengan Alasan Pandemi Inkonsisten
Nasional
KPU Ungkap Kendala dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
KPU Ungkap Kendala dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
Nasional
KPU: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020 Paling Tinggi Sejak 2014
KPU: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020 Paling Tinggi Sejak 2014
Nasional
Pembatalan Dianulir MA, KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva–Deddy sebagai Peserta Pilkada
Pembatalan Dianulir MA, KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva–Deddy sebagai Peserta Pilkada
Regional
Kamis Ini, MK Gelar Sidang 34 Perkara Sengketa Pilkada 2020
Kamis Ini, MK Gelar Sidang 34 Perkara Sengketa Pilkada 2020
Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...
Nasional