Epidemiolog: Besar Potensi OTG Ikut dalam Pemungutan Suara di TPS

Nur Fitriatus Shalihah
Kompas.com - Rabu, 9 Desember 2020 | 11:45 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS/DIDIE SWIlustrasi pilkada

KOMPAS.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada Rabu, 9 Desember 2020, ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Perbedaan itu karena Pilkada di 270 wilayah di Indonesia digelar saat masih dalam masa pandemi virus corona Covid-19. 

Pemilihan di 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota tersebut akan menjalankan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penularan virus corona. 

Hingga 8 Desember 2020, Indonesia mencatatkan 586.842 kasus Covid-19 dan 18.000 kematian karena Covid-19, menurut data Worldometers, Rabu (9/12/2020).

Sementara itu, kasus aktifnya adalah 85.345 kasus. Selain kasus konfirmasi bergejala, ada juga yang tidak bergejala (asimtomatik).

Baca juga: Link untuk Memantau Hasil Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2020

Potensi OTG ikut mencoblos

Lantas, bagaimana potensi orang tanpa gejala yang belum dites ikut dalam pemungutan suara pilkada di TPS?

Epidemiolog dari Universitas Griffith Dicky Budiman menjelaskan, potensi orang tanpa gejala yang belum dites ikut dalam pencoblosan di TPS sangat besar.

"Adanya potensi OTG ikut pilkada tentu sangat besar karena kan enggak ada testing yang masif," katanya kepada Kompas.com, Rabu (9/12/2020).

Sebelumnya, dia menganjurkan perlu adanya testing minimal sehari sebelum pilkada untuk para pemilih dengan rapid test antigen.

Akan tetapi, yang terjadi hanya testing untuk petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan rapid test antibodi.

"Sekali lagi dengan situasi pandemi yang tidak terkendali ini bahwa potensi klaster itu sudah sangat jelas," ungkapnya.

Baca juga: Selesai Mencoblos Tidak Celupkan Jari ke Tinta dan 15 Hal Baru pada Pilkada Serentak 2020

Prediksi 2,2 juta OTG

Selain itu, menurut prediksi Dicky, sekitar 2,2 juta orang di Indonesia merupakan orang tanpa gejala atau asimtomatik.

"Setidaknya estimasi terendah 1 persen dari total penduduk yang telah terinfeksi dan diperkirakan 80 persen di antaranya OTG atau sekitar 2,2 jutaan. Tapi, 2 jutaan ini mayoritas di Pulau Jawa," ujarnya.

Lebih lanjut, Pulau Jawa adalah pulau terpadat dan menjadi episentrum, sehingga banyak bermunculan kasus di sana.

Estimasinya itu hampir mirip dengan riset terakhirnya yang menyatakan bahwa secara rerata kasus Covid-19 di masyarakat diperkirakan 6,2 kali lebih besar dari kasus yang dilaporkan pemerintah.

"Yang dalam kasus Indonesia bisa sekitar 2,4 juta OTG," tuturnya.

Baca juga: Update Corona 9 Desember: 68 Juta Kasus Infeksi | Korsel Pesan 44 Juta Vaksin untuk Warganya

Pasca-pilkada

Dicky mengatakan, pilkada bisa berdampak pada penuhnya fasilitas kesehatan oleh pasien terinfeksi virus corona. 

Dengan demikian, pemerintah harus mengantisipasi dengan memperkuat tenaga medis dan kapasitas rumah sakit. Lonjakan kasus Covid-19 bisa terjadi setelah sebulan pasca-pilkada.

"Biasanya terjadi satu bulan setelah itu," kata Dicky.

Oleh karena itu, Dicky menyebutkan, hal itu harus diantisipasi dengan melakukan testing masif. Dicky menyarankan untuk menggunakan rapid test antigen.

"Lakukan 3-5 hari (setelah pilkada) rapid test antigen. Siapkan kapasitas testing tracing di tiap daerah," ujarnya.

Jika hal itu tidak dilakukan, kata dia, artinya pemerintah tidak serius dalam mencegah potensi klaster pilkada.

Diberitakan sebelumnya, menjelang pilkada banyak petugas KPPS yang reaktif, bahkan positif Covid-19.

Baca juga: Ada 22 Daerah Zona Merah yang Gelar Pilkada Serentak 2020, Mana Saja?

KPPS positif dan reaktif

Mengutip pemberitaan Kompas.com, Selasa (8/12/2020), sehari sebelum pilkada, sebanyak 24 petugas KPPS di Indramayu dinyatakan positif Covid-19.

Meski begitu, pilkada di Indramayu tetap akan berjalan. Hal itu dipastikan Ketua KPU Kabupaten Indramayu Ahmad Toni Fatoni.

Selain itu, di Malang, sebanyak 1.500 petugas KPPS reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Meski terdapat ribuan petugas yang reaktif, pemungutan suara di Pilkada Kabupaten Malang tetap berlangsung.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: 15 Hal Baru di TPS pada Pilkada Serentak 2020

PenulisNur Fitriatus Shalihah
EditorRizal Setyo Nugroho
Terkini Lainnya
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Nasional
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Surabaya
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Regional
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Regional
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Regional
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Regional
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Nasional
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
Nasional
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
Nasional
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+