Pilkada 2020, Ganjar Bakal Mencoblos di TPS 02 Gajahmungkur Semarang

Kontributor Semarang, Riska Farasonalia
Kompas.com - Rabu, 9 Desember 2020 | 08:01 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.com/pemprov jatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi TPS di Semarang sebelum Pilwakot 2020

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya dalam Pilwakot Semarang 9 Desember 2020.

Ganjar dijadwalkan akan datang ke TPS 02 Kelurahan Gajahmungkur, Kota Semarang pada pukul 07.30-08.30 WIB dengan nomor urut DPT 288.

Sebelumnya, Ganjar sempat meninjau lokasi sejumlah TPS di Kota Semarang untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat.

Tiga TPS yang dikunjungi tersebut antara lain, TPS 10 Sobokarti Kelurahan Kebonagung Kecamatan Semarang Timur, TPS 17 Kelurahan Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan dan TPS 10 Kelurahan Bangetayu Wetan Kecamatan Genuk.

Tak hanya itu, Ganjar juga mengedukasi masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

Baca juga: Kesadaran Terapkan Protokol Kesehatan Turun, Ganjar: Ini Bahaya Buat Kita

Semua pemilih telah diberikan undangan komplit dengan jadwal pencoblosan.

Masing-masing diberikan jam berbeda untuk mencegah terjadinya kerumunan.

"Ya persiapannya sudah bagus, saya hanya titip pesan tolong protokol kesehatan mesti ketat. Ngak bisa nggak, itu harus. Maka saya hari ini mengajak Forkompimda untuk memastikan dan alhamdulillah dari pantauan ini, semua sudah disiapkan dengan baik," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Selasa (8/12/2020).

Ganjar meminta seluruh petugas di TPS memastikan betul protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Masyarakat juga diminta datang ke TPS sesuai dengan jadwal yang disesuaikan dengan undangan.

"Saya pesan pada masyarakat ayo tertib, ojo kesusu (jangan terburu-buru) karena sudah dijadwal jamnya kapan mereka harus datang ke TPS untuk mencoblos. Kalau semua bisa tertib sesuai undangan yang sudah dijadwalkan, maka bisa membantu untuk tidak berkerumun," jelasnya.

Baca juga: Ganjar: Kalau Ada Korupsi Bansos di Jateng, Laporkan ke Saya Langsung

Ganjar juga mengingatkan agar potensi kerumunan saat proses penghitungan surat suara dapat diantisipasi.

Sebab, saat itu biasanya banyak orang datang ke TPS untuk melihat secara langsung hasil pemilihan.

"Saat penghitungan, tolong tidak semua datang ke TPS, ora usah ndelok (tidak usah melihat). Percayakan saja pada saksi-saksinya. Jangan sampai ada kerumunan, kita minta semua kerumunan saat Pilkada tidak ada," tegasnya.

Ganjar meminta masyarakat menjaga diri masing-masing agar tidak Pilkada Serentak ini tidak menjadi klaster baru Covid-19.

Maka seluruh elemen masyarakat diminta tidak pernah bosan mengingatkan dan mengedukasi agar semua disiplin protokol kesehatan.

Selain protokol kesehatan, Ganjar juga memastikan semua perlengkapan pilkada sudah tersalurkan sampai ke kelurahan, bahkan ada yang sudah tiba di TPS.

"Semua petugas sudah di-rapid test, surat suara juga sudah terkirim. Hanya ada problem sedikit soal e-KTP, saya minta dipercepat agar hak calon pemilih semua bisa terjamin. Termasuk, bagaimana mereka pasien Covid-19 di rumah sakit atau tempat karantina juga harus dilayani. Minta bantuan saja dengan petugas di sana, dengan diawasi panwas, saksi dan lainnya," pungkasnya.

PenulisKontributor Semarang, Riska Farasonalia
EditorDony Aprian
Terkini Lainnya
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Nasional
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Surabaya
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Regional
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Regional
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Regional
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Regional
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Nasional
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
Nasional
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
Nasional
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+