Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengikuti rapat bersama Komisi VIII DPR di kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/9/2020). Selain membahas anggaran pagu untuk program kerja tahun 2021, rapat juga membahas perkembangan penanganan COVID-19 dan penanganan bencana alam di Indonesia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meyakini pelaksanaan pilkada 2020 tak akan menjadi klaster penularan virus corona jika masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan.
Hal ini disampaikan Doni berdasarkan data adanya 14 provinsi yang menggelar pilkada, namun tidak berstatus zona merah.
"Ada 14 provinsi yang ada kegiatan pilkada namun tanpa zona merah," kata Doni dalam konferensi pers usai rapat dengan Presiden Joko Widodo, Senin (12/10/2020).
Baca juga: Pilkada 2020 Saat Pandemi, Sekjen PAN Singgung Potensi Rendahnya Partisipasi Publik
"Di sini dapat disimpulkan masalahnya bukan ada atau tidaknya pilkada. Masalahnya adalah lebih kepada masalah kepatuhan terhadap disiplin protokol kesehatan," katanya.
Oleh karena itu, Doni kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan disiplin protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumuman, serta mencuci tangan secara rutin.
Baca juga: Saat Pegawai Bawaslu Mengawasi dari Rumah akibat Pandemi dan Klaster Pilkada
Doni pun mengungkapkan daftar 14 provinsi yang tanpa zona merah meski tahapan pilkada sudah dimulai. Berikut 14 provinsi tersebut:
1. Sulawesi Utara: Pilgub dan 7 Pilwali/Pilbup
2. Sulawesi Tengah: Pilgub
3. Sulawesi Barat: 4 Pilbup
4. Nusa Tenggara Barat: 7 Pilwali/Pilbup
5. Maluku Utara: 8 Pilwali/Pilbup
6. Lampung: 8 Pilwali/Pilbup
7. Kepulauan Riau: Pilgub
8. Bangka Belitung: 4 Pilwali/Pilbup
9. Kalimantan Utara: Pilgub
10. Kalimantan Tengah: Pilgub
11. Kalimantan Barat: 7 Pilwali/Pilbup
12. Jawa Timur: 19 Pilwali/Pilbup
13. Gorontalo: 3 Pilwali/Pilbup
14. Bengkulu: Pilbup









