Gagal Tes Kesehatan, 4 Petahana Batal Maju di Pilkada, Digantikan Istri hingga Purnawirawan Polisi

Kompas.com - Jumat, 18 September 2020 | 13:53 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPASIlustrasi

KOMPAS.com - Empat bakal calon kepala daerah petahana gagal tes kesehatan sehingga batal maju di Pilkada 2020.

Dari data sementara KPU, empat daerah tersebut adalah Kabupaten Barru (Sulawesi Selatan), Kabupaten Majene (Sulawesi Barat), Kabupaten Demak (Jawa Tengah), dan Kabupaten Lamongan (Jawa Timur).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan jika salah seorang dari bakal calon tak lolos tes kesehatan, sudah ada mekanisme penggantian bakal calon tersebut.

Baca juga: Petahana Tak Lolos Tes Kesehatan, KPU Berharap Pilkada di Daerah Tetap Kondusif

Dengan demikian, bakal calon pengganti bisa berpasangan dengan bakal calon yang menjadi pasangannya di Pilkada 2020.

"Dalam setiap proses, tentunya juga tahapan pemeriksaan kesehatan, semuanya berpedoman kepada PKPU. Selain itu, seluruh prosesnya diawasi oleh Bawaslu," ucap dia, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: 81 Petahana Ditegur Mendagri karena Langgar Protokol Kesehatan Saat Pendaftaran Pilkada

"Kami di KPU pusat bertugas melakukan supervisi baik dari sisi regulasi dan tahapannya," kata Raka Sandi.

Walapun calon petahana tak lolos kesehatan, Raka Sandi berharap penyelenggaran pilkada tetap berjalan kondusif.

"Kaitannya dengan menjaga kondusifitas di daerah, karena ada petahana yang gagal tes kesehatan, tentu hal itu harus dilakukan oleh penyelenggara, " ujar Raka Sandi.

Baca juga: Perpanjangan Pendaftaran Pilwakot Semarang Ditutup, Paslon Petahana Calon Tunggal

Di Barru diganti purnawirawan polisi, di Majene diganti istri

Bakal Calon Wakil Bupati Barru Digugurkan KPU, Ini PenggantinyaSUDDIN SYAMSUDDIN Bakal Calon Wakil Bupati Barru Digugurkan KPU, Ini Penggantinya
Di Barru, KPU menggugurkan salah satu bakal calon wakil bupati Andi Mirza Riologi karena dinyatakan positif narkoba.

Andi Mirza adalah pasangan calon bupati petahan, Suardi Sholeh.

Andi adalah anak mantan Bupati Barru Idris Syukur yang sempat ditahan karena kasus suap pada tahun 2017 lalu.

Setelah Andi Mirza dinyatakan gugur, Suardi kembali maju di Pilkada Barru berpasangan dengan Kompol Purnawirawan Aska Mappe. Aska Mappe pernah mejabat sebagai Wakapolres Barru.

Baca juga: Perjalanan Karier Andi Mirza yang Gugur Pilkada Barru karena Narkoba, Pernah di DPRD hingga Jadi Ketua DPC PDI-P

"Sosok figur pengganti Andi Mirza Riogi adalah Kompol Purnawirawan Aska Mappe, dia merupakan figur yang merakyat di masa jabatannya menjadi Wakapolres Barru," kata Suardi saat dihubungi, Selasa (15/9/2020).

Pasangan tersebut diusung oleh PKS, Nasdem, Demokrat, dan PDI-P.

Sementara itu di Majene, Fahmi Massiara calon bupati petahana gagal di tes kesehatan.

Ia kemudian digantikan oleh sang istri, Fatmawati berpasangan Lukman yang juga wakil bupati petahana.

Baca juga: Saat Anak Mantan Bupati Barru Gugur Pilkada karena Narkoba

Pasangan Fatmawati-Lukman didukung delapan partai politik yakni PPP, Golkar, PDI P, PAN, PKB, PKS, Gerindra dan Partai Nasdem.

Mereka mendaftar ke KPUD Majene pada Rabu (16/9/2020) malam.

“Dengan dukungan 8 partai politik Insya Allah kami optimis," jelas Fatmawati.

Baca juga: Digugurkan KPU Barru karena Positif Narkoba, Andi Mirza Digantikan Purnawirawan Polisi

Diganti Dewan Syuro PKB dan istri ASN

IlustrasiKOMPAS/HANDINING Ilustrasi
Sementara itu di Demak, calon petahana yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Demak Joko Sutanto juga gagal maju di Pilkada 2020.

Hal tersebut disampaikan saat rapat pleno terbuka di Kantor KPU Demak pada Minggu (13/9/2020).

Rencananya Joko mendampingi dokter Eistianah yang diusung koalisi PDI-P, Golkar, PKB, PPP, PAN, dan Partai Demokrat.

Baca juga: Tidak Lolos Tes Kesehatan, Wabup Joko Gagal Maju Pilkada Demak

Menindaklanjuti hal tersebut, PDI-_ sebagai parat pengusung menurunkan rekomendasi pada Ali Makhsun untuk menggantikan Joko Sutanto.

Ali Makhsun adalah pengasuh Pondok Pesantren Al Amin, Suburan Kecamatan Mranggen, Demak.

Dalam surat rekomendasi itu, posisi bakal calon wakil bupati jatuh ke tangan Ali Makhsun yang nantinya akan berpasangan dengan Eistianah.

Sementara itu di Lamongan, Suudin yang menjadi pasangan dari Suhandoyo dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan untuk maju di Pilkada.

Mereka berdua maju dari jalur independen.

Suhandoyo (memakai kopyah) saat mengunjungi kantor KPU Lamongan dalam proses pergantian pasangan calon wakil bupatinya, dari Muhammad Suudin kepada Astiti Suwarni, Rabu (16/9/2020).KOMPAS.COM/istimewa Suhandoyo (memakai kopyah) saat mengunjungi kantor KPU Lamongan dalam proses pergantian pasangan calon wakil bupatinya, dari Muhammad Suudin kepada Astiti Suwarni, Rabu (16/9/2020).

"Oleh tim pemeriksa kesehatan RSUD Dr Soetomo, dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS)," ujar ketua KPU Lamongan Mahrus Ali, saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020) malam.

KPU memberikan kesempatan sejak Senin (14/9/2020) untuk partai pengusung mencari pengganti Suudin.

Dilansir dari Surya.co.id, Cabup Suhandoyo akhirnya menjatuhkan pilihannya pada Astiti Suwarni yang tak lain adalah istri Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Jatim, Wahid Wahyudi.

Selain sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Wahid pernah menjabat sebagai Pjs Bupati Lamongan pada tahun 2015 lalu.

Baca juga: Pilkada Lamongan 2020, Cawabup dari Jalur Independen Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat Kesehatan

"Ibu Astiti Suwarni merupakan simbul keterwakilan perempuan dalam pesta demokrasi yang hasilnya adalah demi kemajuan Lamongan ke depan. Ibu Astiti Suwarni juga bisa dikatakan sebagai wakil dari Lamongan Utara," kata Suhandoyo pada wartawan, Rabu (16/9/2020).

"Semoga penggantian calon wakil bupati ini akan memberi semangat dan energi baru semua tim dan relawan untuk memenangkan kami di Pilkada mendatang," ujar Suhandoyo.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Dian Erika Nugraheny, Suddin Syamsuddin, Junaedi, Ari Widodo,Hamzah Arfah | Editor: Icha Rastika,, Khairina, Teuku Muhammad Valdy Arief, Rachmawati) Surya.co.id

Penulis
EditorRachmawati
Terkini Lainnya
Hari Ini, Jokowi akan Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu
Hari Ini, Jokowi akan Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu
Nasional
MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada 2020
MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada 2020
Nasional
32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Ini Daftar Daerahnya
32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Ini Daftar Daerahnya
Nasional
Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh
Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh
Regional
Tunggu Putusan MK, 12 Daerah di Sumbar Dipimpin Sekda
Tunggu Putusan MK, 12 Daerah di Sumbar Dipimpin Sekda
Regional
KPU Sebut Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020 Belum Capai 100 Persen
KPU Sebut Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020 Belum Capai 100 Persen
Nasional
KPU Ungkap Kendala Penggunaan Sirekap pada Pilkada 2020
KPU Ungkap Kendala Penggunaan Sirekap pada Pilkada 2020
Nasional
Gugatan Hasil Pilkada Bulukumba di MK Dicabut
Gugatan Hasil Pilkada Bulukumba di MK Dicabut
Regional
Bupati Terpilih di NTT Ternyata Warga Negara AS, Apakah Kewarganegaraan Ganda Berlaku di Indonesia?
Bupati Terpilih di NTT Ternyata Warga Negara AS, Apakah Kewarganegaraan Ganda Berlaku di Indonesia?
Tren
Perludem Nilai Parpol yang Tolak Pilkada 2022-2023 dengan Alasan Pandemi Inkonsisten
Perludem Nilai Parpol yang Tolak Pilkada 2022-2023 dengan Alasan Pandemi Inkonsisten
Nasional
KPU Ungkap Kendala dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
KPU Ungkap Kendala dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
Nasional
KPU: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020 Paling Tinggi Sejak 2014
KPU: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020 Paling Tinggi Sejak 2014
Nasional
Pembatalan Dianulir MA, KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva–Deddy sebagai Peserta Pilkada
Pembatalan Dianulir MA, KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva–Deddy sebagai Peserta Pilkada
Regional
Kamis Ini, MK Gelar Sidang 34 Perkara Sengketa Pilkada 2020
Kamis Ini, MK Gelar Sidang 34 Perkara Sengketa Pilkada 2020
Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...
Nasional