Gubernur Gorontalo Usul Pelanggar Protokol Kesehatan Dicoret dari Pilkada

Kontributor Gorontalo, Rosyid A Azhar
Kompas.com - Sabtu, 12 September 2020 | 09:05 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.COM/SALMANGubernur Gorontalo Rusli Habibie

GORONTALO, KOMPAS.com – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengusulkan agar bakal calon kepala daerah dicoret dari pendaftaran Pilkada apabila melanggar protokol kesehatan.

Saat ini ada 3 daerah di Gorontalo yang akan menggelar Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang.

Usulan itu disampaikan Rusli Habibie pada rapat koordinasi khusus pengamanan dan penegakan hukum protokol kesehatan menjelang Pilkada serentak secara daring, Jumat (11/9/2020).

Baca juga: Gubernur Gorontalo Ceritakan Istrinya Pernah Terpapar Covid-19

“Saya punya saran, kita buat pernyataan bahwa semua pasangan calon, tim sukses termasuk pimpinan partai politik baik pendukung dan pengusung membuat pernyataan. Jika terdapat hal-hal yang melanggar aturan termasuk protokol kesehatan, siap menerima sanksi yang ada. Bahkan kalau perlu dicoret dari pencalonan,” kata Rusli Habibie.

Pasangan bakal calon dalam Pilkada di 3 daerah di Provinsi Gorontalo ditantang untuk membuat komitmen taat pada protokol kesehatan.

Rapat ini dihadiri Kapolda, Komandan Korem 133 Nani Wartabone dan Kepala BIN Daerah, Bupati Pohuwato, Bupati Bone Bolango, Bupati Gorontalo serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 11 September 2020

Komitmen untuk mencegah Covid-19 ini dianggap penting pada saat sekarang.

Beberapa waktu lalu, nama Gorontalo sempat tercoreng karena viralnya video deklarasi pasangan calon peserta Pilkada yang diduga kuat melanggar protokol kesehatan.

PenulisKontributor Gorontalo, Rosyid A Azhar
EditorAbba Gabrillin
Terkini Lainnya
Hari Ini, Jokowi akan Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu
Hari Ini, Jokowi akan Lantik Gubernur-Wagub Sumbar, Kepri, dan Bengkulu
Nasional
MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada 2020
MK Gelar Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada 2020
Nasional
32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Ini Daftar Daerahnya
32 Sengketa Pilkada di MK Lanjut Tahap Pembuktian, Ini Daftar Daerahnya
Nasional
Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh
Bupati Terpilih Belum Ditetapkan Mendagri, Gubernur Sumsel Lantik 7 Plh
Regional
Tunggu Putusan MK, 12 Daerah di Sumbar Dipimpin Sekda
Tunggu Putusan MK, 12 Daerah di Sumbar Dipimpin Sekda
Regional
KPU Sebut Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020 Belum Capai 100 Persen
KPU Sebut Penggunaan Sirekap di Pilkada 2020 Belum Capai 100 Persen
Nasional
KPU Ungkap Kendala Penggunaan Sirekap pada Pilkada 2020
KPU Ungkap Kendala Penggunaan Sirekap pada Pilkada 2020
Nasional
Gugatan Hasil Pilkada Bulukumba di MK Dicabut
Gugatan Hasil Pilkada Bulukumba di MK Dicabut
Regional
Bupati Terpilih di NTT Ternyata Warga Negara AS, Apakah Kewarganegaraan Ganda Berlaku di Indonesia?
Bupati Terpilih di NTT Ternyata Warga Negara AS, Apakah Kewarganegaraan Ganda Berlaku di Indonesia?
Tren
Perludem Nilai Parpol yang Tolak Pilkada 2022-2023 dengan Alasan Pandemi Inkonsisten
Perludem Nilai Parpol yang Tolak Pilkada 2022-2023 dengan Alasan Pandemi Inkonsisten
Nasional
KPU Ungkap Kendala dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
KPU Ungkap Kendala dalam Pelaksanaan Pilkada 2020
Nasional
KPU: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020 Paling Tinggi Sejak 2014
KPU: Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020 Paling Tinggi Sejak 2014
Nasional
Pembatalan Dianulir MA, KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva–Deddy sebagai Peserta Pilkada
Pembatalan Dianulir MA, KPU Bandar Lampung Kembali Tetapkan Eva–Deddy sebagai Peserta Pilkada
Regional
Kamis Ini, MK Gelar Sidang 34 Perkara Sengketa Pilkada 2020
Kamis Ini, MK Gelar Sidang 34 Perkara Sengketa Pilkada 2020
Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...
Nasional