Alasan PKB Usung Gus Ipul di Pilkada Kota Pasuruan

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - Sabtu, 29 Agustus 2020 | 15:37 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.com/ACHMAD FAIZALWakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

SURABAYA, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki alasan utama mengusung mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilkada Kota Pasuruan.

PKB mengusung Gus Ipul berpasangan dengan Adi Wibowo di Pilkada Kota Pasuruan.

Pengusungan terhadap Gus Ipul berdasarkan aspirasi masyarakat dan tokoh agama di Kota Pasuruan.

Latar belakang sebagai santri akan sangat mengerti kebutuhan pesantren

Terlebih, kata dia, Gus Ipul seorang santri tulen dan akan sangat mengerti kebutuhan pesantren.

"Pasuruan adalah kota pesantren, selama ini belum ada kebijakan pemerintah daerah yang berpihak kepada pesantren. Sementara PKB berkepentingan untuk menang dan memajukan Kota Pasuruan yang merupakan basis PKB," kata Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPW PKB Jawa Timur Fauzan Fuadi, dikonfirmasi Sabtu (29/8/2020).

Baca juga: Lawan PDI-P, PKB Usung Mantan Wagub Jatim Gus Ipul Maju Pilkada Pasuruan

Nilai tambah lainnya yakni Gus Ipul pernah menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Timur dua periode dan menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Pihaknya mengaku sedang berkomunikasi dengan sejumlah partai untuk berkoalisi meski PKB sebenarnya tidak membutuhkan partai lain untuk maju di Pilkada Kota Pasuruan.

PKB di Kota Pasuruan memiliki 8 kursi di parlemen.

Sementara untuk maju di Pilkada Kota Pasuruan hanya membutuhkan minimal 6 kursi.

Baca juga: Didukung 3 Parpol, Petahana Gandeng Adik Mantan Wali Kota di Pilkada Pasuruan

Di Pilkada Kota Pasuruan 2020, sampai saat ini masih ada satu pasangan calon yang sudah mendeklarasikan maju, yakni pasangan Raharto Teno Prasetyo dan Hasjim Asjari.

Raharto Teno saat ini menjabat plt wali kota Pasuruan yang juga ketua DPC PDI-P Kota Pasuruan.

Sementara Hasjim Asjari adalah Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pasuruan yang juga merupakan adik mantan Wali Kota Pasuruan Aminurrokhman.

Sampai saat ini, pasangan ini didukung Partai Nasdem, Partai Hanura, dan PDI-P.

PenulisKontributor Surabaya, Achmad Faizal
EditorDony Aprian
Terkini Lainnya
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
KPU Bantul Kembalikan Sisa Anggaran Pilkada 2020 Rp 2,1 Miliar
KPU Bantul Kembalikan Sisa Anggaran Pilkada 2020 Rp 2,1 Miliar
Yogyakarta
KPU: Pemungutan Suara Ulang Dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Sabu Raijua
KPU: Pemungutan Suara Ulang Dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Sabu Raijua
Nasional
Akhir Polemik Kewarganegaraan Orient Riwu, Diskualifikasi hingga Pemungutan Suara Ulang
Akhir Polemik Kewarganegaraan Orient Riwu, Diskualifikasi hingga Pemungutan Suara Ulang
Nasional
Jokowi Minta Kepala Daerah yang Baru Terpilih Bekerja dengan Cepat
Jokowi Minta Kepala Daerah yang Baru Terpilih Bekerja dengan Cepat
Nasional
Tak Puas Kinerja Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Laporkan Dugaan Politik Uang ke Bawaslu RI
Tak Puas Kinerja Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Laporkan Dugaan Politik Uang ke Bawaslu RI
Nasional
Alasan Imigrasi Anulir Surat Jawaban ke Bawaslu soal Kewarganegaraan Orient
Alasan Imigrasi Anulir Surat Jawaban ke Bawaslu soal Kewarganegaraan Orient
Nasional
Sengketa Pilkada Sabu Raijua, Orient Riwu Bantah Pernyataan Kedubes AS soal Status Kewarganegaraan
Sengketa Pilkada Sabu Raijua, Orient Riwu Bantah Pernyataan Kedubes AS soal Status Kewarganegaraan
Nasional
Ahli Sebut Orient-Thobias Seharusnya Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Calon Kepala Daerah
Ahli Sebut Orient-Thobias Seharusnya Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Calon Kepala Daerah
Nasional
Bawaslu: Perkara Sengketa Pilkada yang Ditolak MK Sebagian Besar Terkait Politik Uang
Bawaslu: Perkara Sengketa Pilkada yang Ditolak MK Sebagian Besar Terkait Politik Uang
Nasional