6.245 Pengawas Ad Hoc di Jateng Siap Kawal Pilkada 2020

Kontributor Semarang, Riska Farasonalia
Kompas.com - Selasa, 16 Juni 2020 | 14:56 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.com/Bawaslu JatengKoordinator Divisi SDM Bawaslu Jawa Tengah Sri Sumanta (tengah) bersama Koordinator Divisi Organisasi Bawaslu Jateng Gugus Risdaryanto saat menggelar diskusi melalui Youtube, Selasa (16/6/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 6.245 pengawas ad hoc di Jawa Tengah kembali diaktifkan menyusul dimulainya tahapan lanjutan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 15 Juni 2020.

Para pengawas itu terdiri dari 1.029 anggota Panwaslu Kecamatan, serta sisanya 5.216 anggota Panwaslu setingkat desa dan kelurahan.

Setiap petugas ad hoc berfungsi mengawal jalannya Pilkada 2020 di tiap desa dan kelurahan.

Baca juga: Diberhentikan Sementara karena Wabah, Bawaslu Kota Semarang Aktifkan Lagi Pengawas Ad Hoc

Koordinator Divisi SDM Bawaslu Jawa Tengah Sri Sumanta mengatakan, tahapan pengawasan yang diaktifkan lagi berupa kegiatan pelantikan PPK, pelantikan PPS, verifikasi faktual bakal calon perseorangan di Solo Surakarta dan Purworejo, netralitas ASN, pelanggaran politisasi bantuan sosial.

"Karena saat ini pertemuan dibatasi maka peningkatan kapasitas itu bisa dilakukan melalui daring. Selain itu, pengawas juga bisa memperlajari secara mandiri melalui banyak membaca maupun berdiskusi secara daring," kata Sri di Semarang, Selasa (16/6/2020).

Baca juga: Bawaslu Aktifkan Kembali dan Lantik Pengawas Pilkada 2020

Sri mengatakan, karena Pilkada 2020 digelar selama masa pandemi, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh pengawas untuk menggunakan alat pelindung diri (APD). 

"Para pengawas juga harus profesional, independen, berintegritas, bebas kepentingan politik dalam menjalankan tugas. Kehormatan penyelenggara pemilihan itu adalah menjaga integritas," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang mengaktifkan kembali sebanyak 369 pengawas Ad Hoc tingkat Kecamatan dan Kelurahan usai penghentian sementara akibat adanya pandemi Covid-19.

Pengaktifan kembali Panwas tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bawaslu Nomor 0197/K.Bawaslu/TU.00.01/VI/2020.

SE memerintahkan Bawaslu kabupaten/kota untuk mengaktifkan kembali atau melantik Panwas kecamatan dan kelurahan/desa sebelum 15 Juni 2020.

“Selain itu, kami juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait pengaktifan jajaran pengawas se-Kota Semarang untuk memulai bertugas kembali yang terdekat yakni pengawasan pelantikan PPS (Panitia Pemungutan Suara) secara serentak untuk 177 Kelurahan pada 15 Juni 2020,” ujar Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2020).

PenulisKontributor Semarang, Riska Farasonalia
EditorDony Aprian
Terkini Lainnya
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Nasional
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Surabaya
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Regional
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Regional
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Regional
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Regional
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Nasional
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
Nasional
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
Nasional
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+