Jelang Pilkada 2020, Warga Jember Deklarasi Rumah Jokowi yang ke-211

Kontributor Jember, Bagus Supriadi
Kompas.com - Rabu, 12 Februari 2020 | 16:31 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIDeklarasi rumah jokowi di Kabupaten Jember menjelang PIlkada 2020

JEMBER, KOMPAS.com – Menjelang Pilkada 2020, Rumah Jokowi di Jember dideklarasikan kembali pada Rabu (12/2/2020).

Rumah tersebut menjadi wadah untuk membantu melaksanakan program pemerintah. Dalam peresmian itu, hadir bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto.

“Kami tidak ada kaitan dengan politik, kalau ada Pilkada hanya kebetulan saja,” kata kata Yongki Jonacta Yani, Ketua Umum Relawan Rumah Jokowi saat konfrensi pers.

Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Polres Jember Ungkap Peredaran Uang Palsu

 

Menurut dia, Rumah Jokowi tidak terlibat dukung mendukung calon bupati. Namun fokus membantu melaksankan program pemerintah.

Sampai sekarang, sudah ada 211 Rumah Jokowi di kabupaten dan kota. Sementara di tingkat provinsi sudah mencapai 19 Rumah Jokowi.

“Kami bukan partai politik, tidak dukung mendukung, tapi kalau ada calon berkesesuain, anggota mendukung tidak masalah,” ujar dia.

Diakuinya, pilpres sudah selesai, saatnya melaksanakan program membantu pemerintah.

Rumah Jokowi diharapkan bisa meneruskan program pemerintah hingga dirasakan oleh masyarakat bawah, terutama di Jember.

Dia menambahkan, Rumah jokowi sudah berdiri sejak tahun 2014 lalu. Namun, di Jember baru dideklrasikan sekarang.

“Kalau ada pelaksanaan Pilkada, ini hanya kebetulan,” tambah dia.

Bila ada anggota Rumah Jokowi mendukung salah satu calon karena satu visi, itu tidak mewakili Rumah Jokowi karena merupakan haknya.

Dia mengatakan, rumah Jokowi juga memiliki peran untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Menambah dan membantu agar rakyat Jember memiliki kemampuan ekonomi,” tutur dia.

Selain itu, juga mendorong agar Indonesia memiliki daya saing, baik di bidang SDM, pertanian atau peternakan.

Seperti program penggemukan domba yang sudah dijalankan oleh Rumah Jokowi.

“Ada juga kami bunya aplikasi klontong, Jember punya aplikasi sosial untuk melenial,” tambah dia.

Dia menegaskan, masyarakat harus merasakan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Tidak hanya dirasakan oleh masyarakat elit.

“Program pemerintah banyak, ada dana desa, PKH, KUR dan lainnya,” tutur dia.

Baca juga: DPRD Jember Diundang BPK untuk Paparkan Temuan Panitia Hak Angket

Selama ini, lanjut dia, rumah Jokowi melakukan pendampingan pada masyarakat. Sementara Jember belum terlalu signifikan.

Untuk itulah, dibentuk DPC Rumah Jokowi yag diharapkan bisa membantu masyarakat.

Sementara itu, ketua DPC Relawan Jokowi Jember Fendik Priyono menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan litas sektor untuk membantu pemerintah.

Terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Membentuk hidup sehat dari kecil, ada juga pemberdayaan ekonomi peternak,” pungkas dia.



PenulisKontributor Jember, Bagus Supriadi
EditorRobertus Belarminus
Terkini Lainnya
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Nasional
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Surabaya
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Regional
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Regional
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Regional
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Regional
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Nasional
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
Nasional
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
Nasional
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+