PDI-P Sumenep Ingin Gandeng NU di Pilkada Tahun 2020

Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman
Kompas.com - Senin, 20 Januari 2020 | 18:37 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANWakil Bupati Sumenep Fauzi (kiri) yang kini dicalonkan sebagai bupati Sumenep bersama dengan Ketua PCNU Sumenep, Panji Taufik dalam salah satu kegiatan di kantor PCNU Sumenep.

SUMENEP, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Sumenep pada Pilkada serentak tahun 2020 memilih tidak berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumenep.

Koalisi yang sudah terjalin selama 10 tahun, terancam tidak berlanjut di Pilkada tahun ini.

Sekretaris PDI-P Sumenep Abrari saat dihubungi Kompas.com, Senin (20/1/2020) menuturkan, PDI-P dan PKB sama-sama akan mengajukan calon bupati sendiri.

Baca juga: 2 Rumah Sakit Terapung Siap Layani Warga di Pulau Terpencil Sumenep

 

Meskipun persyaratan dukungan kursi PDI-P di DPRD Sumenep tidak mencukupi, namun PDI-P siap menggandeng partai lain yang sama-sama tidak memenuhi persyaratan.

Kursi legislatif PDI-P di Sumenep hasil Pemilu 2019 kemarin sebanyak lima kursi.

"Semua partai selain PKB, kami dekati untuk memenuhi persyaratan pencalonan. PKB memilih meninggalkan kami," ujar Abrari.

Abrari menambahkan, PDI-P sudah menetapkan figur calon bupati yakni Wakil Bupati Sumenep saat ini, Fauzi.

Penetapan Fauzi sebagai calon bupati Sumenep sudah atas kehendak DPP PDI-P.

Sedangkan pendamping sebagai calon wakil bupati, masih akan ditetapkan pada bulan Februari mendatang.

Sebab, saat ini, sejumlah partai sama-sama mengajukan figurnya sebagai bupati.

Baca juga: Pilkada Surabaya, PAN dan PKB Beri Rekomendasi untuk Mantan Kapolda Jatim

Namun, berdasarkan aspirasi yang diterima PDI-P, termasuk dari kalangan Nahdliyin, calon wakil bupati Sumenep yang akan diusung, berasal dari Nahdlatul Ulama.

Meskipun NU bukanlah partai politik, namun cukup banyak figur kader NU yang ada di partai politik.

Selain itu, mayoritas warga Sumenep adalah Nahdliyin.

"PDI-P ingin di Sumenep seperti yang terjadi di republik saat ini yakni representasi kelompok nasionalis dan religius," ungkap mantan anggota DPRD Sumenep ini. 

PenulisKontributor Pamekasan, Taufiqurrahman
EditorRobertus Belarminus
Terkini Lainnya
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
KPU Bantul Kembalikan Sisa Anggaran Pilkada 2020 Rp 2,1 Miliar
KPU Bantul Kembalikan Sisa Anggaran Pilkada 2020 Rp 2,1 Miliar
Yogyakarta
KPU: Pemungutan Suara Ulang Dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Sabu Raijua
KPU: Pemungutan Suara Ulang Dilaksanakan di Seluruh Kabupaten Sabu Raijua
Nasional
Akhir Polemik Kewarganegaraan Orient Riwu, Diskualifikasi hingga Pemungutan Suara Ulang
Akhir Polemik Kewarganegaraan Orient Riwu, Diskualifikasi hingga Pemungutan Suara Ulang
Nasional
Jokowi Minta Kepala Daerah yang Baru Terpilih Bekerja dengan Cepat
Jokowi Minta Kepala Daerah yang Baru Terpilih Bekerja dengan Cepat
Nasional
Tak Puas Kinerja Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Laporkan Dugaan Politik Uang ke Bawaslu RI
Tak Puas Kinerja Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Laporkan Dugaan Politik Uang ke Bawaslu RI
Nasional
Alasan Imigrasi Anulir Surat Jawaban ke Bawaslu soal Kewarganegaraan Orient
Alasan Imigrasi Anulir Surat Jawaban ke Bawaslu soal Kewarganegaraan Orient
Nasional
Sengketa Pilkada Sabu Raijua, Orient Riwu Bantah Pernyataan Kedubes AS soal Status Kewarganegaraan
Sengketa Pilkada Sabu Raijua, Orient Riwu Bantah Pernyataan Kedubes AS soal Status Kewarganegaraan
Nasional
Ahli Sebut Orient-Thobias Seharusnya Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Calon Kepala Daerah
Ahli Sebut Orient-Thobias Seharusnya Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Calon Kepala Daerah
Nasional
Bawaslu: Perkara Sengketa Pilkada yang Ditolak MK Sebagian Besar Terkait Politik Uang
Bawaslu: Perkara Sengketa Pilkada yang Ditolak MK Sebagian Besar Terkait Politik Uang
Nasional