Kapolda Baru NTB Siap Amankan Pilkada 2020 di 7 Daerah

Kontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati
Kompas.com - Kamis, 9 Januari 2020 | 21:29 WIB
Cegah Kekerasan, Mendikbud Soroti Pentingnya Kerja Sama Sekolah dan KeluargaKOMPAS. Com/Fitri.RMataram, Kompas Com- Kapolda NTB yang baru, Irjen Polisi Tomsi Tohir, menyalami sejumlah pejabat di jajaran Polda NTB dan Polres se NTB, Kamis (9/1/2020) saat kedatangannya pertama kali ke NTB mengantikan Irjen Nana Sudjana yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, DKI Jakarta

MATARAM, KOMPAS.com - Irjen Pol Tomsi Tohir resmi mengantikan Irjen Pol Nana Sudjana sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tomsi yang baru tiba di Mataram, pada Kamis (9/1/2020), langsung menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat di Polda NTB.

Pertemuan yang juga melibatkan Kapolres se-NTB itu untuk mengetahui situasi terkini di wilayah NTB.

Baca juga: Viral Pria Terobos Penjagaan dan Tantang Anggota Polisi di Mapolda NTB

Disambut dengan tarian dan tepukan selamat datang anggota Polda NTB, Tomsi menyalami para pejabat yang menantinya di depan pintu masuk Mapolda NTB.

Mengawali tugasnya di NTB, Tomsi menekankan bahwa dia siap mengamankan Pilkada 2020.

Pilkada serentak akan digelar di 7 kabupaten dan kota di NTB, pada September 2020.

Hal itu menjadi salah satu prioritas Tomsi dalam pengamanan di wilayah NTB.

"Kebijakan yang telah dilaksanakan Pak Nana Sudjana akan kami lanjutkan, seperti rencana pelaksanaan Pilkada dan kejadian kejadian menonjol, sudah kita bahas. Kita persiapkan untuk bisa merencanakan pengamanan Pilkada yang baik," ujar Tomsi di Polda NTB.

Baca juga: Kebakaran di NTB Tewaskan Ibu dan 2 Anak, Begini Kronologinya

Khusus untuk pelaksanaan Pilkada serentak, Tomsi mengingatkan bahwa pelaksanaan Pilkada bukan ajang menciptakan permusuhan, karena berbeda pilihan.

"Selain pengamanan yang baik, yang tidak kalah penting adalah rasa kesadaran masyarakat, bahwa Pilkada ini adalah sarana memilih pemimpin, bukan menciptakan suatu permusuhan atau memutus tali silaturahmi," kata Tomsi.

Dia berharap, segala permasalah dan perbedaan di ajang Pilkada 2020 nanti justru menjadi tempat saling bertukar pikiran dan menjalin hubungan secara rukun dan baik.

"Perbedaan itu bukan harga mati. Berbeda pendapat yang bisa memutus rasa silaturahmi yang sudah turun temurun, yang sudah bertahun tahun, itu sangat tidak seimbang sekali," kata Tomsi.

Tomsi yang sebelumnya menjabat Kapolda Banten ini berharap situasi keamanan di NTB kondusif dan pelaksanaan Pilkada serentak di 7 kabupaten dan kota di NTB bisa berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, 7 daerah yang akan menggelar pilkada serentak adalah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, dan Lombok Utara.

Kemudian, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu dan Kabupaten Bima.

Menurut rencana, pada Kamis malam ini, Kapolda akan bertemu dangan sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di NTB.

PenulisKontributor Kompas TV Mataram, Fitri Rachmawati
EditorAbba Gabrillin
Terkini Lainnya
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Cabup Petahana Yalimo Dituding Suap Hakim MK Rp 3 Miliar pada Pilkada 2020
Nasional
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Exit Poll Litbang Kompas Pilkada Jatim 2024: Khofifah-Emil Unggul di Seluruh Wilayah
Surabaya
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada
Regional
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Bisakah Alfedri Mencalonkan Lagi Jadi Bupati Siak? Begini Penjelasannya
Regional
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Bupati Bandung Dukung Upaya Uji Materi UU Pilkada ke MK
Regional
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Majelis Hakim Minta Kejari Fakfak Segera Periksa Eks Bendahara APBD KPU Fakfak
Regional
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Sanksi Pengurangan Dukungan bagi Bakal Caleg DPD yang Bikin Dukungan Palsu atau Ganda
Nasional
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
MIPI: Pilkada 2020 Digelar di Tengah Pandemi, Tak Ada Alasan Tunda Pemilu 2024
Nasional
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
KPU: Tidak Ada Perkara Salah Hitung Suara dalam Permohonan Sengketa Pilkada 2020 di MK
Nasional
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Mendagri Tito: Pilkada 2020 Fenomenal
Nasional
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Denny Indrayana dan Difriadi Ajukan Sengketa Hasil PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Nasional
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
KPU Gunungkidul Kembalikan Rp 4,29 Miliar Sisa Anggaran Pilkada 2020
Regional
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
PSU di Nabire, KPU Lakukan Pemuktahiran Data Pemilih Pekan Ini
Nasional
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Wapres Apresiasi Pelaksanaan Pilkada 2020 yang Lancar Saat Pandemi Covid-19
Nasional
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Senin Ini, Pemerintah Lantik 40 Pasang Calon Kepala Daerah Terpilih di Pilkada 2020
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+