Jawab Tantangan Ekspor, Isuzu Sasar 20 Negara di 2025

Jumat, 13 Desember 2019 | 18:22 WIB
PT Isuzu Astra Motor Indonesia melakukan ekspor perdana dari model Traga, Karawang, Kamis (12/12/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menargetkan ekspor otomotif pada 2024 mencapai 1 juta unit dengan potensi nilai ekspor

Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily menyatakan, keniscayaan tersebut bisa saja dicapai asalkan semua pihak berkerja sama dengan baik.

"Bukan hanya automaker saja, tapi semua stakeholder harus berkerja sama-sama. Dari sisi pemerintah sendiri, kemudahan investasi di Indonesia masih cukup menantang. Masih butuh dukungan dan menciptakan link and match terhadap SDM untuk dapat menjawab tantangan industri," kata Ernando di Karawang, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Baca juga: Jokowi Lepas Ekspor Perdana Isuzu Traga

Ekspor perdana Isuzu TragaRuly Kurniawan/Kompas.com Ekspor perdana Isuzu Traga

Di samping itu, Isuzu Indonesia berencana untuk memperlebar jangkauan ekspor kendaraannya ke 20 negara di lima tahun mendatang. Saat ini, ekspor baru dilakukan ke Filipina dengan target 6.000 unit hingga akhir 2020.

Sebagaimana dikatakan Keiji Takeda, Vice President Director PT IAMI, beberapa negara yang disasar ialah berada di kawasan Asia Timur, Timur Tengah, Amerika Selatan, dan Afrika.

"Pada awal kehadiran Traga di awal 2018 kemarin, kita memang sudah berencana untuk ekspor ke Filipina. Namun dibutuhkan waktu satu tahun lebih untuk menyesuaikan dengan berbagai aturan di sana, yaitu standar emisi Euro IV," katanya.

Baca juga: Bukan Hanya Angkutan Barang, Isuzu Traga di Filipina Jadi Angkot

Pelatihan Isuzu bersama Jasa MargaKOMPAS.com/Ruly Pelatihan Isuzu bersama Jasa Marga

"Setelah ini, kita punya rencana akan ekspor ke 20 negara. Namun pelaksanaannya, masih sulit untuk kita katakan. Mungkin tiga sampai lima tahun ke depan baru bisa dilakukan, kita akan terus mengusahakannya," lanjut Ernando.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total ekspor kendaraan secara utuh sepanjang Januari-Oktober 2019 mencapai 275.364 unit.

Jumlah tersebut meningkat 28,2 persen dibanding ekspor pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 214.743 unit.

Penulis : Ruly Kurniawan
Editor : Azwar Ferdian

Agenda Pemilu 2019

  • 20 September 2018

    Penetapan dan pengumuman pasangan calon presiden-wakil presiden

  • 21 September 2018

    Penetapan nomor urut pasangan calon presiden-wakil presiden

  • 21-23 September 2018

    Pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPD, DPR, dan DPRD provinsi

  • 24 September-5 Oktober 2018

    Penyelesaian sengketa dan putusan

  • 8-12 Oktober 2018

    Pengajuan gugatan atas sengketa tata usaha negara

  • 23 September 2018-13 April 2019

    Kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, dan pemasangan alat peraga

  • 24 Maret 2019-13 April 2019

    Kampanye rapat umum dan iklan media massa cetak dan elektronik

  • 28 Agustus 2018-17 April 2019

    Pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT)

  • 14-16 April 2019

    Masa Tenang

  • 17 April

    Pemungutan suara

  • 19 April-2 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil tingkat kecamatan

  • 22 April-7 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota

  • 23 April-9 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi

  • 25 April-22 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat nasional

  • 23-25 Mei 2019

    Pengajuan permohonan sengketa di Mahkamah Konstitusi

  • 26 Mei-8 Juni 2019

    Penyelesaian sengketa dan putusan

  • 9-15 Juni 2019

    Pelaksanaan putusan MK oleh KPU

  • Juli-September 2019

    Peresmian keanggotan DPRD Kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR dan DPD

  • Agustus-Oktober 2019

    Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten/kota dan DPRD Provinsi

  • 1 Oktober 2019

    Pengucapan sumpah/janji anggota DPR

  • 20 Oktober 2019

    Sumpah janji pelantikan presiden dan wakil presiden