Obor Asian Games 2018 Akan Dikirab di Yogyakarta, Ini Rutenya

Selasa, 17 Juli 2018 | 16:54 WIB
DOK. INASGOC Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, Susy Susanti (kanan) menerima obor Asian Games 2018 dari peraih medali perunggu Olimpiade London 2012, MC Mary Kom (India) di India, Minggu (15/7/2018).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Obor Asian Games 2018 akan dikirab mengelilingi jalan-jalan di Kota Yogyakarta. Kirab Obor Asian Games 2018 di Kota Yogyakarta akan digelar pada 19 Juli 2018.

"Obor Asian Games akan dikirab keliling Yogyakarta," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DIY Sulistyo, Senin (16/7/2018).

Baca juga: Dibawa dari India, Begini Cara Menjaga Api Obor Asian Games 2018 Tetap Menyala

Rute kirab berawal dari Pagelaran Keraton-Titik Nol Km-Jalan Bhayangkara-Pasar Kembang ke Timur ke Teteg Malioboro masuk ke Jalan Malioboro dan kembali melewati Titik Nol.

Dari Titik Nol Km ke kiri melewati Jalan Senopati-Perempatan Gondomanan ke Selatan-Pojok Beteng Wetan-Pojok Beteng Kulon ke arah Utara-Ngabean-Ngampilan ke arah Barat-Samsat belok kanan-perempatan Pingit lalu ke Tugu Yogyakarta.

"Di Tugu Yogyakarta, Wali Kota akan menyerahkan obor ke Inasgoc dan melepasnya untuk dibawa ke Solo. Jam 11.00 WIB sudah harus diterima di Solo," ungkapnya.

Baca juga: Tiba di Yogyakarta, Api Obor Asian Games Dikawal 5 Pesawat Tempur

Sementara itu Torch Organaiser Relay Asian Games 2018, Virza Reskyana Indra menyampaikan untuk rute kirab Obor Asian Games 2018 di Yogyakarta akan menempuh jarak 11,5 km.

"Pelari yang akan membawa obor ada pelari-pelari perwakilan dari pemda, perwakilan atlit nasional, perwakilan dari sponsor. Bapak Kapolda DIY juga akan ikut berlari," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, api obor Asian Games 2018 yang diambil dari India pukul 08.00 WIB tiba di Lanud Adisutjipto Yogyakarta.

Baca juga: 7 Hadiah untuk Zohri, Sang Juara Dunia dari NTB

Hadir menyambut kedatangan api obor di Lanud Adisutjipto, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Erick Thohir selaku Ketua Inasgoc.

Api yang diambil dari India ini pada Rabu (18/7/2018) akan disatukan dengan api abadi dari dari Merapen, Jawa Tengah. Penyatuan dua api abadi ini akan dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Candi Prambanan.

Agenda Pemilu 2019

  • 20 September 2018

    Penetapan dan pengumuman pasangan calon presiden-wakil presiden

  • 21 September 2018

    Penetapan nomor urut pasangan calon presiden-wakil presiden

  • 21-23 September 2018

    Pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPD, DPR, dan DPRD provinsi

  • 24 September-5 Oktober 2018

    Penyelesaian sengketa dan putusan

  • 8-12 Oktober 2018

    Pengajuan gugatan atas sengketa tata usaha negara

  • 23 September 2018-13 April 2019

    Kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, dan pemasangan alat peraga

  • 24 Maret 2019-13 April 2019

    Kampanye rapat umum dan iklan media massa cetak dan elektronik

  • 28 Agustus 2018-17 April 2019

    Pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT)

  • 14-16 April 2019

    Masa Tenang

  • 17 April

    Pemungutan suara

  • 19 April-2 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil tingkat kecamatan

  • 22 April-7 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota

  • 23 April-9 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi

  • 25 April-22 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat nasional

  • 23-25 Mei 2019

    Pengajuan permohonan sengketa di Mahkamah Konstitusi

  • 26 Mei-8 Juni 2019

    Penyelesaian sengketa dan putusan

  • 9-15 Juni 2019

    Pelaksanaan putusan MK oleh KPU

  • Juli-September 2019

    Peresmian keanggotan DPRD Kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR dan DPD

  • Agustus-Oktober 2019

    Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten/kota dan DPRD Provinsi

  • 1 Oktober 2019

    Pengucapan sumpah/janji anggota DPR

  • 20 Oktober 2019

    Sumpah janji pelantikan presiden dan wakil presiden