PKB Belum Tahu soal Jatah Menteri, Tunggu Pertemuan Jokowi dan Koalisi

Jumat, 9 Agustus 2019 | 05:15 WIB
NET Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PKB Daniel Johan mengaku, PKB belum mendapatkan informasi terkait jatah kursi menteri dari presiden terpilih Joko Widodo.

Menurut Daniel, pembagian jabatan menteri masih menunggu pertemuan para ketua umum partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan presiden Joko Widodo.

"Belum dikasih tahu, menurut saya itu tinggal menunggu pertemuan presiden (terpilih) dengan para ketua umum. Setahu saya itu belum dibahas," kata Daniel saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Beda dengan PPP, PSI Belum Diberi Tahu Jokowi soal Jatah Menteri

Daniel mengakui, partainya telah menyodorkan 10 nama calon menteri sebagai pertimbangan presiden. Namun, ia belum mendapatkan informasi terbaru.

Menurut Daniel, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar lah yang secara langsung menyerahkan portofolio menteri kepada Jokowi.

"Itu langsung antara Pak Jokowi dan Cak Imin (Muhaimin Iskandar), yang tahu itu cuma Cak Imin," ujarnya.

Sementara itu, Wasekjen PKB Jazilul Fawaid mengatakan, PKB menyerahkan sepenuhnya penetapan jatah kursi menteri kepada presiden.

"PKB manut pak Jokowi saja, itu hak prerogatif presiden," kata Jazilul saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Soal Jatah Menteri, Nasdem Ikut Ketetapan Jokowi

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, presiden terpilih Joko Widodo telah menyampaikan kepada PPP mengenai jatah kursi kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. 

PPP pun menyiapkan kader terbaik untuk mengisi posisi menteri. 

"Pak Jokowi sudah menyampaikan, baru menyampaikan jumlah cost-nya yang akan diberikan, tetapi belum menyampaikan posnya apa. Nah, kami lebih bijak kalau kemudian mengetahui dulu ya pos itu apa sehingga kami bisa mengajukan kader yang tepat," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Editor : Krisiandi

Agenda Pemilu 2019

  • 20 September 2018

    Penetapan dan pengumuman pasangan calon presiden-wakil presiden

  • 21 September 2018

    Penetapan nomor urut pasangan calon presiden-wakil presiden

  • 21-23 September 2018

    Pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPD, DPR, dan DPRD provinsi

  • 24 September-5 Oktober 2018

    Penyelesaian sengketa dan putusan

  • 8-12 Oktober 2018

    Pengajuan gugatan atas sengketa tata usaha negara

  • 23 September 2018-13 April 2019

    Kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum, dan pemasangan alat peraga

  • 24 Maret 2019-13 April 2019

    Kampanye rapat umum dan iklan media massa cetak dan elektronik

  • 28 Agustus 2018-17 April 2019

    Pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT)

  • 14-16 April 2019

    Masa Tenang

  • 17 April

    Pemungutan suara

  • 19 April-2 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil tingkat kecamatan

  • 22 April-7 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota

  • 23 April-9 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat provinsi

  • 25 April-22 Mei 2019

    Rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat nasional

  • 23-25 Mei 2019

    Pengajuan permohonan sengketa di Mahkamah Konstitusi

  • 26 Mei-8 Juni 2019

    Penyelesaian sengketa dan putusan

  • 9-15 Juni 2019

    Pelaksanaan putusan MK oleh KPU

  • Juli-September 2019

    Peresmian keanggotan DPRD Kabupaten/kota, DPRD Provinsi, DPR dan DPD

  • Agustus-Oktober 2019

    Pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten/kota dan DPRD Provinsi

  • 1 Oktober 2019

    Pengucapan sumpah/janji anggota DPR

  • 20 Oktober 2019

    Sumpah janji pelantikan presiden dan wakil presiden