Pemilu legislatif

dari masa ke masa

popup/pileg-2.JPGFoto: Kompas.com/Pat Hendranto

Pemilu 1971

Pemilu 1971 digelar pada 5 Juli 1971 untuk memilih DPR Pusat, DPRD Tingkat 1 Provinsi dan DPRD Tingkat II Kabupaten/Kotamadya.

Pemilu ini merupakan pemilu kedua yang dilakukan serta pemilu pertama pada era Orde Baru.

Berikut peserta pemilu dan perolehan kursi di DPR:

  • Partai Katolik: 3 kursi
  • Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII): 10 kursi
  • Partai Nahdlatul Ulama: 58 kursi
  • Partai Muslimin Indonesia (Parmusi): 24 kursi
  • Golongan Karya (Golkar): 236 kursi
  • Partai Kristen Indonesia (Parkindo): 7 kursi
  • Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Murba): 0 kursi
  • Partai Nasional Indonesia (PNI): 20 kursi
  • Persatuan Tarbiah Islamiah (PERTI): 2 kursi
  • Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI): 0 kursi

Pada Pemilu 1971, para pejabat publik harus bersikap netral, meski pada kenyataannya tak sedikit yang menunjukkan keberpihakan pada salah satu partai.

Pembagian kursi pada Pemilu 1971 berbeda dengan Pemilu 1955. Pemilu 1971 menggunakan UU No 15 Tahun 1969 sebagai dasar, semua kursi terbagi habis di setiap daerah pemilihan.