Profil Partai

partai/partai-10.JPG

Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Nomor urut 10

PPP merupakan fusi politik empat partai Islam, yaitu Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti.

PPP didirikan oleh lima deklarator yang merupakan pimpinan empat Partai Islam peserta Pemilu 1971 dan seorang ketua kelompok persatuan pembangunan, semacam fraksi empat partai Islam di DPR.

PPP merupakan partai berasakan Islam. Namun dalam perjalanannya, akibat tekanan politik kekuasaan Orde Baru, PPP pernah menanggalkan asas Islam dan menggunakan asas Negara Pancasila.

Pada Muktamar I tahun 1984, PPP secara resmi menggunakan asas Pancasila dan lambang partai berupa bintang dalam segi lima.

Setelah tumbangnya Orde Baru, PPP kembali menggunakan asas Islam dan lambang Kabah.

Tanggal Berdiri

5 Januari 1973

Ketua Umum

M Romahurmuziy

Sekretaris Jenderal

Arsul Sani

Keikutsertaan dalam Pemilu

  • Pemilu 1977 : Memperoleh 18.745.565 suara atau 29,29 persen dan mendapatkan 99 kursi DPR
  • Pemilu 1982 : Memperoleh 20.871.800 suara atau 27,78 persen dan mendapatkan 94 kursi DPR
  • Pemilu 1987 : Memperoleh 13.701.428 suara arau 15,97 persen dan mendapatkan 61 kursi DPR
  • Pemilu 1992 : Memperoleh 16.624.647 suara atau 14,59 persen dan mendapatkan 62 kursi DPR
  • Pemilu 1997 : Memperoleh 25.340.018 suara atau 22,43 persen dan mendapatkan 89 kursi DPR
  • Pemilu 1999 : Memperoleh 11.329.905 suara atau 10,71 persen dan mendapatkan 58 kursi DPR
  • Pemilu 2004 : Memperoleh 9.248.764 suara atau 8,14 persen dan mendapatkan 58 kursi DPR
  • Pemilu 2009 : Memperoleh 5.533.214 suara atau 5,32 persen dan mendapatkan 38 kursi DPR
  • Pemilu 2014 : Memperoleh 8.157.488 suara atau 6,53 persen dan mendapatkan 39 kursi DPR

Basis suara: Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur